Setelah melalui seleksi yang ketat, akhirnya Parisada Pusat mengumumkan penerima beasiswa Dharma Dana Parisada untuk tahap pertama. Beasiswa ini diberikan kepada delapan mahasiswa berprestasi dan mengalami kesulitan dibidang ekonomi. Sebelumnya, Komite Nasional Parisada menetapkan sebanyak sepuluh penerima beasiswa Dharma Dana, namun dua orang mengundurkan diri masing-masing dari ITB dan ITS. Dengan demikian untuk tahap pertama, Komite Nasional Parisada menyatakan delapan pemohon yang mendapat beasiswa.
Untuk tahap pertama ini, jumlah pemohon beasiswa Dharma Dana Parisada sebanyak 22 mahasiswa yang tersebar dibeberapa perguruan tinggi seperti UI, UGM, ITB, ITS, IPB, UNUD, STAH. Lima perguruan tinggi pertama tersebut menjadi prioritas dari program beasiswa ini karena perguruan tinggi tersebut merupakan perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Sedangkan UNUD dan STAH juga menjadi prioritas mengingat UNUD sebagai basis putera-puteri Hindu untuk melanjutkan studinya. Dengan seleksi yang meliputi administrasi, kemampuan akademis, kemampuan ekonomi dan latar belakang keluarga, komite berhasil melakukan pemeringkatan terhadap pemohon beasiswa. Tidak itu saja, untuk meyakinkan terhadap seleksi yang dilakukan , Komite juga melakukan wawancara terhadap pemohon yang masuk ranking pada tanggal 01 November 2008 lalu.
Menindaklanjuti hasil seleksi yang dilakukan Komite Nasional Parisada, Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat telah menetapkan delapan mahasiswa penerima beasiswa Dharma Dana Parisada melalui Surat Keputusan nomor: 38/SK/Parisada Pusat/Xi/2008 tentang Beasiswa Dharma Dana Parisada. Berikut lampirannya:
Pada hakekatnya, jika artha dan kama dituntut, maka hendaknyalah dharma dilakukan terlebih dahulu. Tidak dapat disangsikan lagi, pasti akan diperoleh artha dan kama itu nanti. Tidak akan ada artinya, jika artha dan kama itu diperoleh menyimpang dari dharma. -Sarasamuscaya 12- |
Kemauan biasanya tumbuh dari adanya kesadaran dan pengetahuan sehingga kita mau untuk melakukan sesuatu. Begitu juga dengan Dharma Dana, kita akan membayarnya karena kita memiliki kesadaran dan tahu akan tugas dan kewajiban kita sebagai umat Hindu. Nah, bagaimana kalau belum tahu? Inilah permasalahannya, perlu terus digalang sosialisasi agar semua tahu dan mendengar Dharma Dana sehingga mau mencari tahu. Sampai saat ini memang harus disadari juga kalau umat masih banyak yang ngak ngeh tentang Dharma Dana yang dihimpun Badan Dharma Dana Nasional (BDDN) ini. Untuk itu, Dharma Dana ini perlu dima... | Filosofi Saput Poleng dalam... |
|
Keren Artikelnya Om Swastyastu, Artikelnya bagus, to the point dan semoga ngena sasaran
Ditunggu artikel-artikel selanjutnya untuk dipajang di BDDN atau CDI
Bersemangatlah!!!
|
| 04/11/08 09:09 More... |
| By Mbok Sri |
| Ber-Yajna yang Sattvika |
|
Dukung Bhisama Dharma Dana Seandainya seruan mendukung Bhisama Dharma Dana sama dengan hebohnya umat Hindu di Bali mendukung Bhisama kesucian Pura, saya yakin Badan Dharma Dana pasti akan sukses. Menurut saya, kita sebagai umat Hindu harus memberi porsi yang sama besarnya dalam mendukung seluruh Bhisama Parisada. Dengan... |
| 15/10/08 05:12 More... |
| By Adi |






![]() | Today | 148 |
![]() | Yesterday | 233 |
![]() | This week | 517 |
![]() | This month | 4916 |
![]() | All | 40086 |